Masih ada namamu disini, disudut kecil hatiku. Memang warnanya sudah sedikit pudar, karena kamu tak pernah lagi menebalkannya. Tak seperti dulu, ketika kau masih menuangkan warna kuning dengan keceriaanmu, warna putih dengan ketulusanmu, warna merah muda dengan kasih sayangmu dan warna hitam dengan keegoisanmu. Tapi jangan kecewa, kamu perhatikan baik-baik, goresan dasarnya masih membekas jelas bukan?
Pages
experience, imagination and feel..
Showing posts with label fiksi. Show all posts
Showing posts with label fiksi. Show all posts
Tuesday, April 10, 2012
Wednesday, March 21, 2012
Biarkan Aku Mengenang Kita..
Bahagia kita kini telah berbeda namun aku tidak pernah melupakan kebahagiaan kita yang pernah sama. Tak sudi aku menghapus semua memorinya.
Aku masih ingat saat pertama kali kau mengajakku pergi ke sebuah tempat yang kamu sukai, tentu aku juga menyukainya. Sebuah danau yang rasanya belum pernah terjamah oleh tangan manusia. Sangat asri dan damai. Disana kau bercerita panjang lebar tentang tempat itu, saksi bisu tentang semua kesedihanmu. Dan kala itu pertama kalinya kau menciptakan kebahagiaan disana, bersamaku. Tempat itu menjadi saksi bisu awal perjalanan cinta kita, aku bahagia menjadi kekasihmu.
Wednesday, March 14, 2012
Salahkah? (love is happiness)
Sebelumnya baca part 1, part 2, part 3, dan part 4 nya dulu ya :)
Aku semakin terjerat oleh dokter Fahri namun rasa benci juga perlahan menelusup hatiku untuknya. Setega itukah pada adiknya sendiri? megapa dia tak berpikir secara dewasa?
"kamu kenapa belakangan ini selalu menghindari saya?" tanyanya kesekian kali saat menemuiku terjatuh ditaman Rumah Sakit
"gpp Dok"
"jangan bohong, saya tau pasti ada sesuatu yang ingin kamu katakan"
"gak ada Dok, saya cuma benci sama Dokter"
Aku semakin terjerat oleh dokter Fahri namun rasa benci juga perlahan menelusup hatiku untuknya. Setega itukah pada adiknya sendiri? megapa dia tak berpikir secara dewasa?
"kamu kenapa belakangan ini selalu menghindari saya?" tanyanya kesekian kali saat menemuiku terjatuh ditaman Rumah Sakit
"gpp Dok"
"jangan bohong, saya tau pasti ada sesuatu yang ingin kamu katakan"
"gak ada Dok, saya cuma benci sama Dokter"
Sunday, March 11, 2012
Salahkah? (honesty)
Sebelumnya baca part 1, part 2 dan part 3 dulu :)
Aku tak bisa menghindari dokter Fahri, dia dokterku, salah satu tugasnya mengurusku. Walau aku selalu mencoba terbungkam dihadapannya namun selalu ada hal yang dia katakan dan mengharuskanku memutuskan benang-benang dibibirku.
Pria itu, pria tanpa nama. Sampai detik ini aku tak mengetahui namanya, bukan karena sengaja tapi selalu lupa karena terlalu asyik mengobrolkan segala hal dengannya.
"belakangan ini saya perhatikan, kamu akrab sekali dengan Adnan" ucapnya yang mengharuskanku menjawab selain mengangguk dan menggeleng
Aku tak bisa menghindari dokter Fahri, dia dokterku, salah satu tugasnya mengurusku. Walau aku selalu mencoba terbungkam dihadapannya namun selalu ada hal yang dia katakan dan mengharuskanku memutuskan benang-benang dibibirku.
Pria itu, pria tanpa nama. Sampai detik ini aku tak mengetahui namanya, bukan karena sengaja tapi selalu lupa karena terlalu asyik mengobrolkan segala hal dengannya.
"belakangan ini saya perhatikan, kamu akrab sekali dengan Adnan" ucapnya yang mengharuskanku menjawab selain mengangguk dan menggeleng
Thursday, March 1, 2012
Salahkah? (broken heart)
Sebelumnya baca part 1 dan part 2 nya dulu disini dan disini :)
Salahkah jika aku mencintai pria yang sudah bertunangan? salahkah jika aku berharap penuh dengan kekasih orang lain? dan salahkah jika aku bermimpi mendapatkan pendamping hidup seorang Dokter?
Aku terpaku menyaksikan seorang wanita menghampiri Dokter Fahri kemudian mengecup pipinya dan memeluk tubuhnya, dan aku rapuh mendengar pernyataan dari bibir Dokter Fahri bahwa wanita itu adalah tunangannya. Aku tau mimpiku terlalu tinggi untuk mengharapkannya, aku mahasiswa hukum biasa tak mungkin sebanding dengannya. Dia terlalu hebat untukku dan aku harus tau diri!!
Tuesday, February 28, 2012
Salahkah? (can't forgive you)
Rasanya sulit ku percaya dengan kejadian yang menimpaku, entah sebuah takdir atau akibat dari pesan Mama yang aku langgar. Bukan kondisi kakiku saja yang aku sesali, namun motorku yang lebih penting, motor itu pemberian terakhir Papa, karena tiga bulan setelah hari ulang tahunku Papa dipanggil Tuhan. Tapi aku bahagia dan bersyukur karena Mama tidak memarahiku, layaknya Ibu yang baik Mama justru menenangkanku dan menyemangatiku.
Disudut lain hatiku, aku sangat membenci pria itu, pria yang tidak ku ketahui namanya. Bagiku tak penting sama sekali untuk sekedar menanyakan namanya, melihatnya saja aku muak!!
Monday, February 27, 2012
Salahkah? (bad day)
Tugas kuliah ku yang seabrek mengharuskanku bergadang sampai dini hari, untunglah hari ini masuk jam 9 pagi jadi seusai sholat subuh aku masih bisa merehatkan sejenak pikiran dan tubuhku dikasur yang sedari tadi menggodaku. Ku setting alarm handphoneku di angka 07.30 dengan volume full agar Mama juga mendengarnya dan membangunkanku.
Rupanya telinga dan alarmku sedang tidak bersahabat, aku KESIANGAN!!! entah deringan keberapa kali yang berhasil menelusup telingaku dan menyadarkanku, tentunya juga karena teriakan Mama dari luar pintu. Ku lihat lagi jam dinding dikamarku, berharap tadi salah lihat. Jam 08.25!! gak salah lagi aku bakalan telat.
Tuesday, February 21, 2012
Lelaki dan Piano ( second wife )
Sebelumnya baca part 1, part 2, part 3 dan part 4 dulu ya :)
Dua bulan menjadi baby sitter ternyata menyenangkan sekali, Andrew anak yang pintar dan tidak rewel jadi mudah bagiku untuk akrab dengannya. Walau seringkali terbakar cemburu dengan pemandangan yang indah sekaligus menyakitkan bagiku namun perlahan aku bisa melepaskan rasaku terhadap Derriel. Tak jarang juga aku mengurus Fidelia dengan sepenuh hatiku, dia wanita yang sangat baik, aku juga akrab dengannya. Fidelia sudah ku anggap seperti kakak ku sendiri.
Setelah mencari-cari informasi tentang kesembuhan Fidelia, akhirnnya hari ini Fidelia akan berangkat ke Singapura untuk mencangkokkan mata. Cangkok mata yang akan dilakukan adalah menggantikan kornea dan bagian hitam mata.
Friday, February 17, 2012
Lelaki dan Piano ( baby sitter )
Sebelumnya baca part 1, part 2 dan part 3 dulu ya :)
Memang harusnya sejak awal aku sadar diri untuk mempunyai rasa ini, harusnya dari awal aku membatasi rasaku agar tak semakin dalam dan merajam. Namun semuanya diluar kuasaku, semuanya hadir perlahan waktu. Derriel tak tau dan tak akan pernah tau suatu hal yang indah dalam hatiku untuknya, dia tak boleh tau bahwa aku menyimpan rasa yang tak biasa padanya.
“Ra, kamu mau ikut aku kerumah Derriel?”
“memangnya boleh kerumahnya?”
“boleh, ada hal yang perlu kamu tau”
“apa?”
“tapi kamu janji harus merahasiakan ini dari siapapun”
“iya janji, apaan sie bikin penasaran deh"
Wednesday, February 15, 2012
Lelaki dan Piano ( the secret )
Sebelumnya baca part 1 dan part 2 dulu ya :)
Suasana di Bandung menjadi terasa hangat karena kehadiran Derriel yang begitu menghipnotis terutama bagi para kaum hawa. Aku pun juga begitu terutama karena dentingan lembut pianonya dan kepribadian dia. Dia sosok yang sempurna dimataku, mungkin begitu juga pandangan kebanyakan wanita. Parasnya yang rupawan, kecerdasannya bermain musik, dan kebaikan hatinya. Tak heran jika kehadirannya selalu menggemparkan.
Suasana di Bandung menjadi terasa hangat karena kehadiran Derriel yang begitu menghipnotis terutama bagi para kaum hawa. Aku pun juga begitu terutama karena dentingan lembut pianonya dan kepribadian dia. Dia sosok yang sempurna dimataku, mungkin begitu juga pandangan kebanyakan wanita. Parasnya yang rupawan, kecerdasannya bermain musik, dan kebaikan hatinya. Tak heran jika kehadirannya selalu menggemparkan.
Seusai memanjakan para penggemarnya dengan lima buah lagu, aku mengajak Derriel ketemuan untuk menagih janjinya bahwa dia bersedia ngobrol-ngobrol denganku.
Monday, February 13, 2012
Lelaki dan Piano ( what's wrong with your house? )
Sebelumnya baca part 1 dulu ya :)
Rasa penyesalan itu masih menggerogoti pikiranku. Kesal, marah dan kecewa masih bersemi untuk sahabatku Tiara namun tidak untuk membencinya.
"Angel sorry banget ya semalem gue balik duluan lagian semalam kamu kemana aja? masa ke toilet doang lama banget terus jidat kamu kenapa?" ucap Tiara tanpa titik koma setibanya di kampus
"mending kamu tarik nafas dulu deh sebelum aku jelasin, nanti kamu pingsan dengernya" Tiara pun melakukan perintahku, dia menarik nafas kemudian membuangnya
Saturday, February 11, 2012
Lelaki dan Piano (luka yang bahagia)
Dentingan piano mengalun lembut menyapa gendang telingaku, iramanya begitu syahdu dan membuai. Suara yang apa adanya merdu terdengar, semua mata memandang sosoknya yang lihai memanjakan jemarinya diatas tuts piano. Mereka semua mengaguminya terutama para wanita termasuk aku.
Suara riuh dan tepukan tangan dari para penonton tak henti-hentinya bersua, menghebohkan seisi ruangan dicafe ini. Senyuman maut dan untaian kata yang keluar dari bibirnya menghisterikan para wanita.
Tiga lagu dibawakan sangat apik oleh pria tampan dan pintar itu, dia lah Derriel, penyanyi yang bisa dibilang baru yang terkenal lewat youtube dan sangat pandai memainkan piano.
Thursday, January 12, 2012
Ternyataaa....
Sore itu hatiku bagaikan disambar petir begitu mendapatkan sebuah
undangan yang tergeletak manis dimeja kamarku. Bagaimana tidak itu
adalah surat undangan pernikahan sahabatku, Ryan. Dua minggu lagi
pernikahan itu berlangsung dan aku harus menyiapkan mental baja
melihatnya dipelaminan bersama wanita lain. Aku mencintai Ryan, sangat
mencintainya!! namun Ryan tak pernah tau. Aku sengaja menyembunyikannya
karena dia sangat mencintai kekasihnya, lagi pula aku tidak mau
melanggar prinsip persahabatan kami yang sudah dibina hampir tujuh tahun
bahwa cinta tak boleh mengalahkan persahabatan. Tujuh tahun
adalah waktu yang sangat cukup bahkan lebih untuk memahami sifat kami
masing-masing, mengetahui kebiasaan serta kejelekan kami. Keluarga kami
juga saling dekat dan kami sudah terbiasa bersama, bagaimana mungkin
kalau benih-benih cinta itu tidak tumbuh dihatiku secara perlahan.
Monday, January 9, 2012
Gara-gara "Hair Extension"
Suasana
kelas XII SOS 1 heboh kala kedatangan si cewe modis sepanjang masa,
begitulah sebutan untuk wanita cantik bernama Clara. Semua gaya dan fashion terbaru pasti dia tau,
kali ini rambutnya yang menghebohkan seisi ruangan kelas. Bukan gaya
rambut atau poninya yang dibuat jambul khatulistiwa atau gorong-gorong
sudirman melainkan rambutnya yang kemarin panjangnya masih sebawah bahu
kini panjangnya hampir sepinggang, yup dia memanjangkan rambutnya dengan
rambut orang lain, bahasa kerennya hair extension.
Sunday, January 8, 2012
Pengorbananku
Kehidupan didunia hiburan tak seindah dan tak sesempurna bayangan
orang lain. Harta berlimpah tak menjamin kedamaian dan kebahagiaan.
"aku seperti ini karena kamu" ucap Quin setengah emosi. Pertengkarannya dengan suaminya tak jarang terjadi, Quin masih belum bisa menerima dan mengerti dengan pekerjaan suaminya sebagai seorang vocalis dari sebuah group band. Bukan pekerjaannya yang Quin benci melainkan fans-fans wanitanya yang selalu menggoda suaminya, selalu bersikap berlebihan dan seenaknya!!! memang wajar bagi para wanita menggilai sosok Raffa yang begitu sempurna, wajahnya yang bisa dibilang sebelas dua belas dengan Robert Pattinson dan tubuhnya yang kekar dan terlihat gagah serta suara merdunya yang menghanyutkan tentu saja menjadi kegilaan para wanita. Namun bagi Quin itu bukan sesuatu yang wajar, itu hal yang berlebihan!!
Saturday, January 7, 2012
Aku Benci 18!!
Ketakutan itu terus-menerus menerjang pikiranku, mengusik hatiku. Aku
tak mengerti dan tak akan pernah mengerti mengapa semua itu harus
terjadi pada tanggal 18? Apakah ada tanggal atau tahun tertentu yang
menyebabkan kesialan seseorang? tadinya aku berfikir bahwa hal semacam
itu hanya ada ditelevisi dengan sandiwara yang apik tapi tak bisa ku
pungkiri bahwa aku mengalaminya. Tak ada pula yang meramalku sebelumnya
seperti difilm-film itu, semua terjadi begitu saja tanpa ada peringatan
sebelumnya. Apakah semua ini ada hubungannya dengan rumahku yang
bernomor C.18 dan Rw 18??? bagaimana cara melogiskannya??? ini semua
sulit untuk dilogikakan, tapi semua ini adalah kenyataan. Entahlah, ini
sebuah kebetulan, takdir atau mungkin kutukan????
Tuesday, December 27, 2011
Kau, Tak Lagi Sempurna Dimataku
Mungkin ini yang dinamakan cinta buta, atau
mungkin cinta mati. Meski sakit hati yang selalu diterimanya namun
masih bisa menerima dan memaafkan. Tak peduli dengan masalalu yang
membuat hatinya berdarah dan tak berarah, tak peduli dengan orang lain
yang sesungguhnya benar-benar tulus mencintai dia.
Dulu, dalam pekatnya malam, saat cinta kita masih
terikat dalam sebuah kebahagiaan dan kesetiaan, kau bercerita padaku
tentang dia yang selalu membuatmu sakit hati hingga ku begitu berdecak
kagum atas kesetiaanmu untuknya, membuatku menilai kau sosok pria yang
begitu baik dan tulus, terlebih lagi aku telah mengenalmu cukup lama dan
cukup mengetahui kepribadianmu.
Thursday, December 22, 2011
Mengapa Rasa Gengsiku Begitu Besar Untuk Ibu?
Tak pernah ada yang
special dihari ibu, aku iri dengan teman-temanku yang begitu mudahnya
mengungkapkan rasa sayang mereka kepada Ibunya, yang begitu mudahnya
bermanjaan dengan Ibunya dengan umurnya yang sudah dewasa, dan yang
begitu mudahnya mengucapkan “selamat Hari Ibu” langsung kepada Ibunya.
Tapi mengapa semuanya begitu sulit untukku? Apakah Ibu juga tidak iri
dengan teman-temannya yang mungkin selalu mendapatkan hadiah dari
anak-anaknya dihari Ibu? Apakah Ibu tidak mengharapkan ucapan itu dari
anak-anaknya? Mungkin saja Ibu sudah terbiasa dengan keadaan itu, sama
halnya dengan aku yang sejak dulu terbiasa mengabaikan Hari Ibu. Ayah
juga bersikap biasa saat Hari Ibu itu tiba, apakah dia iri mengapa tak
ada Hari Ayah, makanya Ayah juga mengabaikan Hari Ibu?
Sunday, December 4, 2011
Penyesalanmu Tak Mampu Mengembalikan Perasaanku
Tak mudah bagiku mempertahankan hubungan ini selama tiga tahun, saat
kandas ditengah jalan aku selalu mencoba untuk menghubungkannya
kembali, walau dengan sakit hati yang teramat dalam namun aku ingin
selalu bertahan, aku tak ingin kehilangan dia, Mita kekasihku.
Aku sangat mencintainya, meskipun seringnya dia mengkhianatiku dan
meninggalkanku demi pria lain. Entah mengapa aku tak pernah bisa untuk
benar-benar mengakhiri hubungan dengannya, aku selalu ingin kembali
padanya.
"gue gak ngerti Lang cara berpikir lo kya gimana, ini bukan yang
pertama kalinya Mita khianatin lo tapi lo masih aja mau balikan sama
dia. Masih banyak Lang wanita lain yang mau jadi pacar lo, misalnya
Siska, Rena, Tami, dan Nurul. Lo tinggal pilih"
Tuesday, November 29, 2011
Demi Bunda
Seandainya sejak aku masih terbentuk sebuah sel sperma aku mengerti Bunda tak mengharapkan kehadiranku, aku pasti akan mengalah dari jutaan sel-sel yang lain, aku takkan berusaha menjadi pemenangnya.
Seandainya sejak aku masih terbentuk gumpalan darah aku mengerti Bunda tak mengharapkan kehadiranku, aku akan mencabik-cabik diriku hingga berceceran.
Seandainya sejak aku masih terbentuk segumpal daging aku mengerti Bunda tak mengharapkan kehadiranku, aku akan menyayat diriku hingga bentukku tak beraturan.
Subscribe to:
Posts (Atom)
About
.
.













